Close

February 25, 2017

Jika Ingin Menjadi Haji Mabrur, Hindari 10 Larangan ini Saat Berihram

Larangan Haji Umroh

Larangan Haji dan Umroh – Ibadah Haji dan Umroh merupakan salah satu ibadah yang paling istimewa karena memiliki banyak keutamaannya. Akan tetapi untuk menyempurnakan ibadah Haji dan Umroh yang Anda lakukan, Anda perlu mengetahui beberapa larangan yang tidak boleh dilakukan atau dikerjakan pada saat ibadah Haji dan Umroh berlangsung.

Apa saja larangan-larangan ketika menunaikan ibadah Haji dan Umroh ?

Dalam artikel ini kita akan mengulas mengenai beberapa larangan yang tidak boleh dilakukan pada saat melaksanakan ibadah Haji dan Umroh. Berikut ini ulasan lebih lengkapnya.

1. Setiap Laki-Laki Tidak Boleh Menggunakan Pakaian yang Memiliki Jahitan

Larangan Haji

500px.com

Jadi selama Anda melaksanakan ibadah Haji dan Umroh, Anda tidak boleh menggunakan pakaian yang ada jahitannya seperti sorban, baju, celana, topi, bahkan kaos kaki. Namun Anda tetap diperbolehkan untuk menggunakan alas kaki seperti sandal.

Selain itu untuk kaum laki-laki juga tidak diperkenankan untuk menggunakan pakaian yang berwarna selain kain ihram yang digunakan. Ini merupakan salah satu larangan ihram yang harus Anda patuhi.

Ibnu Umar ra berkata seorang sahabat telah bertanya kepada Nabi Muhammad saw.

“Wahai utusan Allah, pakaian apa yang boleh digunakan bagi orang yang berihram “, Beliau menjawab “Tidak boleh menggunakan baju, sorban, celana, topi, dan khuf (sarung kaki yang terbuat dari kulit), kecuali seseorang yang tidak mendapatkan sandal, maka gunakanlah khuf, namun hendaklah ia memotongnya dari bawah dua mata kakinya dan janganlah kamu menggunakan pakaian yang dicelup dengan pewarna atau warna merah.”

2. Setiap Wanita Tidak Boleh Menutup Wajah dan Kedua Telapak Tangannya

Larangan Umrah

500px.com

Salah satu larangan yang tidak boleh dilakukan oleh jamaah Haji dan umroh khususnya untuk wanita adalah menutup wajah dan kedua telapak tangannya. Bahkan larangan ini juga berlaku saat ada laki-laki yang berada di sekitarnya.

Sebaiknya kaum wanita boleh menggunakan sarung tangan, namun tidak boleh menutupi bagian telapak tangannya secara langsung. Selain itu kaum wanita tidak diperkenankan untuk menggunakan cadar selama masih menggunakan kain ihram.

Namun kaum wanita masih diperbolehkan untuk menggunakan pakaian yang berwarna maupun pakaian yang dijahit selama pakaian tersebut tidak menutupi kain ihramnya.

Dari Ibnu Umar ra bahwa Nabi Muhammad saw bersabda.

“Janganlah seorang wanita berihram menggunakan cadar dan jangan pula mengenaikan kaos tangan.”

3. Memotong Kuku dan Rambut

Larangan Umroh

500px.com

Larangan berikutnya yang tidak boleh dilakukan pada saat melaksanakan ibadah Haji dan Umroh adalah memotong kuku dan rambut. Hal ini meliputi jenggot, kumis, dan rambut yang ada di daerah lainnya. 

Apabila jamaah menderita sakit maka diperbolehkan untuk memotong rambut atau rambut namun dengan dikenakan fidyah, yakni harus berpuasa jika mampu atau berkurban.

Allah swt berfirman dalam Q.S Al-Baqarah 196 :

“….Dan janganlah kamu mencukur rambut mu sebelum binatang hadyu sampai di lokasi penyembelihannya …”

4. Membunuh atau Memburu Binatang Darat

Larangan Ibadah Haji

500px.com

Jika Anda melihat binatang apapun ketika sedang melaksanakan Ibadah Haji dan Umroh, sebaiknya Anda tidak menangkap apalagi membunuh binatang tersebut selama Anda masih menggunakan kain ihram. Jika larangan itu dilanggar maka Anda harus membayar denda, yakni memberi makan fakir miskin sebanyak 1 mud (5-6 liter) dalam satu hari.

Allah swt berfirman dalam Q.S Al-Maidah 95 :

“Dan diharamkan atasmu menangkap binatang buruan darat selama kamu dalam keadaan ihram.”

5. Mencabut atau Memotong Tanaman di Tanah Haram

Larangan Saat Haji

500px.com

Selama Anda masih menggunakan kain ihram, maka dilarang untuk mencabut atau memotong tanaman apapun yang berada di tanah haram, jika Anda melanggar larangan ini maka akan dikenakan denda seperti membunuh binatang.

6. Menikah Atau Menikahkan

Larangan Saat Umroh

500px.com

Selama Anda menggunakan kain ihram, Anda dilarang untuk menikah ataupun menjadi juru nikah untuk siapa saja. Jika ingin melakukan hal tersebut, maka sebaiknya dilakukan setelah meninggalkan pakaian ihram. Meskipun dalam Al-Qur’an nikah diperbolehkan, namun ini termasuk salah satu hal yang dilarang ketika melaksanakan ibadah Haji dan Umroh.

7. Berduaan dengan Lawan Jenis

Larangan Ibadah Umroh

500px.com

Ketika melaksanakan ibadah Haji dan Umroh dilarang untuk berduaan atau bermesaraan dengan lawan jenis sekalipun dengan mahromnya sendiri. Jika Anda melakukan hubungan suami isteri pada saat menunaikan ibadah Haji dan Umroh maka Anda harus membayar denda atau dengan menyembelih seekor unta atau sama dengan 7 ekor kambing.

8. Mencaci Maki dan Berkata Kotor

Larangan Haji dan Umroh

500px.com

Untuk menghindari Anda berkata-kata kotor, sebaiknya Anda memperbanyak berdzikir kepada Allah swt. Sehingga dalam kondisi apapun suasana hati Anda akan tetap tenang sekalipun harus berdesak-desakan dengan jamaah lain ketika sedang melaksanakan ibadah Haji dan Umroh.

9. Memakai Minyak Wangi dan Minyak rambut

Larangan Ketika Haji

500px.com

Yang dimaksud dengan wangi-wangian disini adalah dengan menggunakan parfum. Namun jika Anda mandi dengan sabun yang memiliki aroma yang harum maka hal tersebut tidak melanggar ihram.

10. Bertengkar atau Berkelahi

Larangan Ketika Umroh

500px.com

Allah swt berfirman dalam Q.S Al-Baqarah 197 :

“Musim Haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan menegrjakan Haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan Haji.”

Itulah beberapa larangan yang tidak boleh dilakukan selama menjalankan ibadah Haji dan Umroh. Semoga kita semua selalu senantiasa berada di jalan Allah swt. Semoga artikel ini dapat bermanfaat, silahkan di share 🙂

 

Larangan Haji dan Umroh

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda